Wednesday, March 29, 2017

A Hundred Dreams in My Life

Menampilkan 20170329_200406.png



Setiap orang pasti mempunyai impian dalam kehidupannya. Banyak orang memiliki banyak impian tapi lupa untuk mewujudkan impian tersebut. Karena terlalu asik menikmati hidup menjalani rutinitas kehidupan yang sebenarnya tidak dinikmatinya. Padahal impian itu bisa menjadi arah untuk menggapai tujuan kita didunia. Lalu bagaimana cara kita agar tetap bisa mengingat impian-impian kita dan mampu untuk merealisasikannya ?

Seringkali ketika impian itu terbesit dalam benak seseorang, lambat laun menghilang karena rutinitas yang sebenarnya tidak diinginkannya lalu lupa dengan impian-impiannya. Lupa merupakan sifat alamiah manusia. Oleh karena itu manusia butuh pengingat agar impiannya bisa terealisasikan. Pengingat itu bisa berupa catatan atau hal lainnya. Namun cara mudahnya adalah melalui catatan. Karena dengan catatan seseorang bisa membaca dan mengingat impian-impiannya. Berikut adalah cara mencatat impian dengan metode SMART. 

SMART merupakan singkatan yang berarti tujuan itu harus spesifik dan terukur (Specific & Measurable), dapat diraih/realistis (Attainable), relevan dan berjangka waktu (Relevant & Timely)

Karena sehubungan dengan tugas kuliah  dan sekaligus ingin berbagi dengan teman-teman. Berikut adalah 100 impian terbesar dalam hidup saya sejak saat ini untuk 5-10 tahun kedepan.
  1. Saya ingin selesaikan PI dan sidang di Semester 6 ini
  2. Saya ingin mendapatkan nilai IPK 3.4 di semester 6 ini
  3. Lalu nilai IPK 3.6 di semester 7
  4. Dan saya ingin mendapatkan nilai IPK akhir 3.8
  5. Saya ingin liburan ke singapura dilibur akhir semester 6 dengan hasil usaha saya sendiri bersama teman atau keluarga saya
  6. Saya ingin bisa bergaul dengan banyak teman dikampus untuk memperkuat koneksi 
  7. Saya ingin bisa membayar kuliah saya dari hasil jerih payah saya sendiri
  8. Saya ingin menyelesaikan kuliah dalam jangka waktu 3,5th - 4thn berarti sekitar awal tahun 2018 saya sudah harus menyelesaikan kuliah dan wisuda
  9. Saya ingin liburan ke raja ampat bersama keluarga saya di liburan akhir tahun
  10. Saya ingin liburan ke lombok bersama keluarga di akhir tahun berikutnya
  11. Saya ingin mendaki gunung mahameru bersama teman2
  12. Saya ingin mengikuti kontes fotografi nasional
  13. Saya ingin melakukan aktivitas menantang adrenalin bersama teman2
  14. Saya ingin merasakan terjun payung dari puncak bogor
  15. Saya ingin  berkunjung ke masjid kubah emas
  16. Saya ingin bergabung ke organisasi pengusaha muda
  17. Saya ingin membangun organisasi pelajar pengusaha di lingkungan kampus
  18. Saya ingin memiliki kamera fotografi profesional untuk memenuhi hobi saya
  19. Saya ingin membuat channel youtube untuk membangun brand image saya sebagai seorang fotografer dan art designer
  20. Saya ingin ke manchester dan menyaksikan pertandingan Manchester United langsung dari Old Trafford
  21. Saya ingin bisa foto bareng Rooney di manchester
  22. Saya ingin beli sepatu futsal specs bulan depan
  23. Saya ingin punya penghasilan dari channel youtube
  24. Saya ingin mengikuti seminar2 Ippho santosa, Bong Chandra, Tungdesem Waringin, dll untuk  menambah wawasan saya
  25. Saya ingin mengikuti workshop bisnis retail
  26. saya ingin bertemu para CEO muda yang ada di indonesia seperti Yasa Singgih, Adrian, Peter, dan lainnya lalu belajar banyak darinya
  27. Saya ingin membuat blog pribadi dan menginspirasi banyak orang dari tulisan2 saya
  28. Saya ingin punya penghasilan dari blog pribadi saya
  29. Saya ingin membuat buku untuk menginspirasi teman2 dan anak muda lainnya untuk berwirausaha
  30. Saya akan membangun brand fashion dengan nama The Daily Co.
  31. Saya akan membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang untuk bekerja bersama saya membangun Brand fashion The Daily Co.
  32. Saya ingin mengajak kerja sama perusahaan ritel besar seperti Matahari, Carefour, Hypermart untuk bisa memasukan dan menjual produk saya
  33. Saya ingin mendapatkan total omset penjualan 300jt di bulan ramadhan 2017 ini
  34. Saya ingin memberikan uang bulanan Rp. 2.000.000 kepada orang tua saya setiap bulannya dari hasil di awal usaha saya
  35. Saya ingin memproduksi barang dengan 100 model baru setiap bulannya
  36. Saya ingin menjual produk sebanyak 1000pcs setiap bulannya di toko yang sedang saya usahakan saat ini 
  37. Saya ingin membeli mobil box sebagai pengantar barang dari lokasi produksi ke store
  38. Saya ingin meningkatkan terus target-target saya jika telah tercapai
  39. Saya ingin menyediakan komputer sebagai kasir di toko saya
  40. Saya ingin berangkat umroh bersama orang tua saya tahun depan
  41. Saya ingin pergi haji bersama orang tua saya untuk 5 tahun kedepan
  42. Saya ingin melihat Orang tua saya bahagia selalu di setiap harinya
  43. Saya ingin orang tua saya bangga karena saya bisa sukses membangun bisnis
  44. Saya ingin membeli rumah di daerah perkotaan sebagai bentuk investasi
  45. Saya ingin membeli tanah sekitar 10 hektar untuk investasi
  46. Saya akan membangun usaha ritel pakaian yang sedang saya jalankan saat ini menjadi perusahaan go publik dalam jangka waktu 2-3 tahun mendatang
  47. Saya akan membangun perusahaan produksi untuk memproduksi produk yang saya jual
  48. Saya akan membuka  cabang toko yang kedua di lokasi yang stratergis didaerah tangerang
  49. Saya ingin membuka bazar di beberapa mall besar untuk membangun branding
  50. Saya ingin membuat website toko online untuk bisa memaksimalkan penjualan
  51. Saya ingin membuat aplikasi toko online untuk bisa memaksimalkan penjualan
  52. Saya ingin bisa memasukan produk The Daily Co. ke e-commerce seperti Mataharimall, Tokopedia, Lazada, dan beberapa e-commerce lainnya untuk bisa memaksimalkan penjualan 
  53. Saya ingin membuat game edukasi tentang fashion untuk meningkatkan brand The Daily Co.
  54. Saya ingin bisa memberikan training ke karyawan saya kelak agar bisa memaksimalkan kinerjanya terhadap perusahaan
  55. Saya ingin membangun startup untuk brand fashion The Daily Co.
  56. Saya ingin menerapkan packing yang menarik bagi pembeli online dengan box packing
  57. Saya ingin membantu om saya untuk bisa menjualkan usaha celananya agar bisa masuk ekspor-impor 
  58. Saya ingin mengikuti bazar di event2 clothing ternama seperti JakCloth 2 tahun ke depan
  59. Saya akan merangkul komunitas anak muda agar lebih mudah memasarkan produk saya
  60. Dalam 1 tahun ini saya ingin memiliki partner yang bisa diajak kerja sama untuk membangun brand The Daily Co,
  61. Saya ingin memilliki 2 Designer, 5 penjahit, 3 marketing, untuk membantu saya dalam 2-3 tahun ini.
  62. Saya ingin bisa menggaji karyawan sesuai umr supaya karyawan loyal terhadap perusahaan 
  63. Saya ingin menyumbangkan 10% dari keuntungan bersih saya kepada yayasan panti anak yatim piatu
  64. Saya ingin menyumbangkan 10% dari keuntungan bersih saya kepada yayasan pendidikan
  65. Saya ingin membelikan rumah untuk om saya sebagai tanda terimakasih karena telah baik memberikan modal kepada saya untuk berusaha
  66. Saya ingin membelikan rumah untuk orang tua saya didaerah yang sejuk supaya mereka bisa menikmati masa tuanya
  67. Saya ingin mewujudkan impian ayah dengan membeli tanah yang cukup luas untuk bercocok tanam didekat rumahnya didaerah sejuk
  68. Saya ingin membeli rumah didekat lokasi usaha saya sebelum menikah agar anak dan istri saya bisa hidup nyaman dan aman bersama saya
  69. Saya ingin menikah usia 25 tahun 
  70. Saya ingin menikah dengan seorang wanita yang sholeha, cerdas, dan cantik
  71. Saya ingin memiliki 2 orang anak setelah saya menikah dengan wanita sholeha, cedas, dan cantik
  72. Saya ingin memiliki keluarga yang bahagia dan sejahtera
  73. Saya ingin memiliki kendaraan mewah sekelas lamborghini
  74. Saya ingin membeli rumah kedua saya dengan luas 5 hektar yang dilengkapi kolam renang dan 5 kamar tidur, serta area bermain untuk anak dan cucu
  75. Saya ingin keliling dunia bersama keluarga saya
  76. Saya ingin memiliki motor Harley saat usia 28th
  77. Saya ingin memiliki anak laki2 sebagai anak pertama untuk bisa menjaga adik perempuannya
  78. Saya ingin bisa liburan ke Eropa 6-7 tahun ke depan bersama istri dan anak saya
  79. Saya ingin mendatangi perusahaan inditex yang menjadi perusahaan induk zara untuk belajar banyak disana
  80. Saya ingin melanjutkan kuliah S2 saya di inggris dengan study bisnis internasional
  81. Saya ingin bisa memasuki pasar internasional dengan bermain ekspor-impor
  82. Saya ingin mendapatkan penghasilan 1.000.000 Poundsterling 10 tahun kedepan
  83. Saya akan memasukan perusahaan saya nantinya ke pasar modal agar setiap orang bisa berinvestasi di perusahaan saya kelak
  84. Saya akan melebarkan sayap bisnis saya ke dalam 3 bidang bisnis yaitu sandang, pangan, papan
  85. Saya ingin memodernisasi usaha orang tua saya menjadi restoran yang go publik
  86. Saya ingin mengenalkan masakan padang keseluruh duia dengan konsep yang modern tapi tetap mengandung cita rasa tradisional
  87. Saya ingin memberikan uang bulanan kepada orang tua saya Rp 5.000.000 sebulan setelah usaha saya terbilang maju dan konsisten 5 tahun kedepan
  88. Saya ingin bisa membantu orang tua saya untuk membangun sistem online di bisnis RM.Zam-zam
  89. Saya ingin membuat sistem franchise pada RM.Zam-zam
  90. Saya ingin berdiskusi banyak hal tentang bisnis dengan orang2 hebat
  91. Saya ingin membeli food truck untuk keperluan restoran ayah saya agar bisa memaksimalkan penjualannya
  92. Saya ingin bergabung di komunitas pengusaha muda seperti HIPMI untuk belajar banyak disana
  93. Saya ingin membeli beberapa saham perusahaan besar di Indonesia seperti Telkom
  94. Saya ingin bisa menerbangkan pesawat saat usia 30th
  95. Saya ingin memiliki saham di perusahaan penerbangan dengan nilai 100.000.000
  96. Saya ingin memiliki saham properti di indonesia
  97. Saya ingin menjadi pemegang saham mayoritas di perusahaan yang saya bangun 
  98. Saya ingin menjadi bisnisman yang handal mengelola keuangan
  99. Saya ingin memiliki saham di club sepakbola Manchester United
  100. Saya ingin mematenkan brand The Daily Co. ke HAKI
Sebenernya masih banyak lagi impian saya dan temen2 bisa menulis sebanyak yang temen2 mau. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk teman2.

Tuesday, March 28, 2017

Resensi Film "THE SECRET" (Karya Rhonda Byrne)



Hasil gambar untuk THE SECRET

Judul Film   : “THE SECRET”
Sutradara      : Drew Heriot
Produser         : Rhoda Byrne (Eksecutive Produser), 
                       Paul Herrington (Produser)
Distributor       : Prime Time Production
Tanggal Rilis   : 26 Maret, 2006
Durasi            : 86 menit


“The Secret” yang diproduseri oleh Rhonda Byrne merupakan sebuah film yang berusaha mengangkat sebuah “Rahasia” tentang kehidupan. “Rahasia” inilah yang menuntun para tokoh  hebat dunia berhasil dan sukses mewujudkan impiannya. Film ini berdurasi hampir 90 menit yang diproduksi oleh Prime Time Production dan disutradarai oleh Drew Heriot. Film ini bersifat dokumenter yang mengandung ajaran-ajaran dari para tokoh dunia dalam berbagai bidang diantaranya adalah motivasi, spiritualitas, filsafat, dan inspirasi. Film ini dikemas dengan sangat menarik karena diselingi oleh contoh kasus dan dramatisasi.

Diawali dengan cerita seorang perempuan yang sedang resah karena mengalami banyak masalah dalam kehidupan. Lalu, ia membaca sebuah buku dan menemukan rahasia yang terkubur. Rahasia itu merupakan rahasia terbesar sepanjang zaman yang merupakan kunci dari segala persoalan yang dialami manusia. Karena sebuah rahasia besar, timbul rasa penasaran dalam diri perempuan tersebut untuk mencari tahu tentang “Rahasia” itu, yang ternyata dimasa lalu dikuasai oleh parah tokoh yang telah memberikan sumbangan besar terhadap dunia, diantaranya adalah Isac Newton, Henry Ford, Albert Einstein, Thomas Alva Edison, dan banyak tokoh lainnya. Setelah berhasil mengungkap “Rahasia” tersebut, perempuan itu berniat untuk membagikan rahasia itu kepada orang-orang di seluruh dunia dengan mengumpulkan orang-orang yang mengetahui “Rahasia” besar tersebut lalu diajak bekerja sama untuk menyebarluaskannya. Perempuan itu adalah Rhonda Byrne.

Banyak tokoh-tokoh  dunia yang terkenal tampil dalam film ini, seperti Bob Proctor (Seorang Filsuf), Dr. Joe Vitale (Metafisikawan), John Assaraf (Pengusaha), Bob Doyle dan Mike Dooley (Penulis), Jack Canfield (Penulis Chicken Soup), Esther Hicks (Pengajar), Dr. Michael Beckwith (Visioner), dan beberapa tokoh lainnya. Tokoh-tokoh tersebutlah yang akan menjelaskan secara bergantian dan sambung menyambung tentang “Rahasia” terbesar dalam kehidupan.

Jadi apakah sebenarnya “RAHASIA BESAR" yang menuntun parah tokoh dunia berhasil mewujudkan impiannya dan menyumbangkan sesuatu yang bermanfaat bagi dunia ? 

Rahasia terbesar itu ternyata adalah pikiran manusia yang menjadi magnet bagi kehidupan nyata. Konsep ini dikenal sebagai Law of Attraction (Hukum Ketertarikan). Banyak orang tidak menyadari bahwa pikirannyalah yang justru menarik kejadian-kejadian yang kemudian akan dialami. Pada dasarnya pikiran manusia terbagi menjadi dua yaitu pikiran positif dan pikiran negative. Seseorang yang selalu berpikiran positif akan menarik kejadian-kejadian positif, begitu juga sebaliknya orang yang berpikiran negative akan menarik kejadian-kejadian negative pula. Kedengarannya memang sederhana, tapi hal ini dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi siapa yang mengerti dan menerapkannya.

Dalam hukum ketertarikan dijelaskan bahwa emosi seseorang yang berhubungan dengan pikirannya sangat mempengaruhi kehidupan. Oleh karena itu penting bagi kita untuk menjaga perasaan agar tetap baik dengan cara berpikir positif. Di film ini, dijelaskan juga bahwa pikiran manusia seperti sebuah energi yang memiliki partikel-partikel sebagaimana alam semesta yang juga dibentuk dari setiap partikel-partikel kehidupan. Energy inilah yang nantinya menyusun partikel-partikel dalam diri manusia dan memberikan sinyal gelombang yang akan direspon oleh alam semesta.

Ada beberapa proses yang perlu dilakukan manusia agar benar-benar bisa merasakan respon dari alam semesta. Langkah pertama dari proses itu adalah “Meminta” segala sesuatu yang kita inginkan seperti impian terwujud menjadi kenyataan. Dengan meminta setiap manusia berarti sadar bahwa ada sesuatu yang lebih besar darinya di alam semesta ini. Langkah kedua adalah menunggu jawaban dari alam semesta atas permintaan yang diajukan dengan kepercayaan penuh bahwa permintaan kita akan dikabulkan. Langkah terakhir adalah harus siap menerima segala sesuatu yang akan diberikan alam semesta kepada kita dalam kondisi apapun. Langkah ini merupakan proses penting agar keinginan kita benar-benar bisa terkabul dengan melibatkan perasaan dan pikiran agar tetap teguh terhadap tujuan.

Banyak pelajaran yang bisa diambil dari film ini dan bisa kita terapkan dalam kehidupan. Saya sendiri pernah menerapkan hal ini dalam kehidupan dan sering kali merasa takjub atas dampak positif yang saya terima. Film ini mengajarkan kita agar tetap focus pada tujuan kita dengan cara berpikir positif. Apapun kejadian yang kita alami mulai dari masalah kehidupan, hal yang perlu dilakukan adalah menjaga perasaan kita agar tetap baik dengan cara berpikir positif.



"Life is like a game, there are obstacles and challenges that we must pass in order to win. If it fails to do is just learn and try again. after that positive thinking for the work we do."

Wednesday, January 25, 2017

Artikel : Wajah Baru Koperasi yang Turut Andil Dalam Perkembangan Perekonomian Indonesia

WAJAH BARU KOPERASI YANG TURUT ANDIL DALAM PERKEMBANGAN EKONOMI INDONESIA
(Untuk Melengkapi Tugas Ekonomi Koperasi)




Panji Aldio Utama (18214387)
3EA47

Dosen : Dr. Muh. Yunanto, SE., MM.



UNIVERSITAS GUNADARMA
JAKARTA
2017


 Ekonomi Pancasila dan Ekonomi Koperasi

Ekonomi Pancasila adalah sebuah sistem perekonomian yang didasarkan pada lima sila dalam Pancasila. Istilah Ekonomi Pancasila baru muncul pada tahun 1967 dalam suatu artikel Dr. Emil Salim. Ketika itu belum begitu jelas apa yang dimaksud dengan istilah itu. Istilah itu menjadi lebih jelas ketika pada tahun 1979, Emil Salim membahas kembali yang dimaksud dengan "Ekonomi Pancasila". Pada esensinya, Ekonomi Pancasila adalah suatu konsep kebijaksanaan ekonomi, setelah mengalami pergerakan seperti bandul jam dari kiri ke kanan, hingga mencapai titik keseimbangan. Ke kanan artinya bebas mengikuti aturan pasar, sedangkan ke kiri artinya mengalami intervensi negara dalam bentuk perencanaan terpusat. Secara sederhana, Ekonomi Pancasila dapat disebut sebagai sebuah sistem ekonomi pasar dengan pengendalian pemerintah atau "ekonomi pasar terkendali". Mungkin ada istilah-istilah lain yang mendekati pengertian "Ekonomi Pancasila", yaitu sistem ekonomi campuran, maksudnya campuran antara sistem kapitalisme dan sosialisme atausistem ekonomi jalan ketiga.
Ekonomi pancasila merupakan ilmu ekonomi kelembagaan (instructional economics) yang menjungjung tinggi nilai-nilai kelembagaan Pancasila sebagai idiologi Negara yang kelima silanya, secara utuh maupun sendiri-sendiri, menjadi rujukan setiap orang Indonesia. Jika Pancasila mengandung 5 asas, maka semua substansi sila Pancasila adalah:
1.      Etika,
2.      Kemanusiaan,
3.      Nasionalisme,
4.      Kerakyatan atau demokrasi, dan
5.      Keadilan social.
Lima asas di atas harus dipertimbangkan dalam model ekonomi yang disusun. Bila sila pertama dan kedua adalah dasarnya, sedangkan sila ketiga dan keempat sebagai caranya, maka sila kelima Pancasila adalah tujuan dari Ekonomi Pancasila.
Koperasi adalah kerjasama yang terjadi antara beberapa orang untuk tujuan yang sama yang sulit di capai secara perorangan. Ekonomi koperasi merupakan suatu organisasi bisnis yang diperoleh secara bersama berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan pada kekeluargaan, untuk mencapai kepentingan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan bersama baik untuk seluruh anggota koperasi. Koperasi dari segi ekonomi adalah :
a.       Beberapa orang yang disatukan oleh kepentingan ekonomi yang sama
b.      Tujuan bersama maupun individu adalah untuk memajukan kepentingan bersama dengan tindakan bersama secara kekeluargaan dan gotong royong
c.       Alat untuk mencapai tujuan ialah badan usaha yang dimiliki bersama,dibiayai bersama, dikelola bersama
d.      Tujuan badan usaha untuk memajukan kepentingan ekonomi anggota perkumpulan
Menurut UUD No. 25 Tahun 1992, Koperasi adalah suatu badan usaha beranggotakan orang-orang atau bahan hukum koperasi dengan berlandaskan kegiatanya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang berdasar atas azaz kekeluargaan.
     Hubungan antara Ekonomi Pancasila dengan Ekonomi Koperasi terdapat pada 3 pilar sub sistem Ekonomi Pancasila yaitu:
  1.    .  Pilar ekonomi negara yang berfungsi untuk mendukung penyelenggaraan tugas negara dengan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, (negara kuat), dengan tugas pokok antara lain untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
  2.        Pilar ekonomi rakyat yang berbentuk koperasi (sharing antara negara dan rakyat) dan berfungsi untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur, (home front kuat), dengan tugas pokok mewujudkan kehidupan layak bagi seluruh anggotanya.
  3.       Pilar ekonomi swasta  yang berfungsi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia   (battle front kuat), dengan tugas pokok mewujudkan kemajuan usaha swasta yang memiliki daya kompetisi tinggi di dunia internasional.
Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 33 Ayat (1) menyatakan bahwa perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Dalam penjelasannya antara lain dinyatakan bahwa kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan bukan kemakmuran orang-seorang, dan bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi. Dengan demikian, UUD 1945 menempatkan koperasi pada kedudukan sebagai sokoguru perekonomian nasional dan sekaligus sebagai bagian integral tata perekonomian nasional. Dalam rangka mewujudkan demokrasi ekonomi, amanat tersebut mengandung makna yang amat penting dan mendalam, yaitu bahwa jiwa dan semangat koperasi harus dimiliki oleh seluruh masyarakat termasuk semua badan usaha yang ada dalam sistem ekonomi yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Landasan idiil Pancasila dapat dilihat, antara lain dari kandungan yang terdapat dalam prinsip koperasi.
1.   Ketuhanan Yang Maha Esa Meliputi prinsip koperasi yang bersifat terbuka dan sukarela. Berarti koperasi tidak menekankan pada keyakinan, kepercayaan tertentu saja. Tidak membedakan suku, budaya dan bersifat sukarela, terbuka bersifat ketuhanan.Hal ini merupakan keputusan yang tepat, mengingat Indonesia terdiri dari beraneka ragam, suku, agama dan budaya.Selanjutnya ketentuan khusus dan jenis koperasi, diatur tersendiri di dalam Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan peraturan lainnya.
2.      Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Dikembangkan sikap saling menghormati dan diberi hak dan kewajiban yang sama bagi anggota koperasi. Di dalam point kelima dalam prinsip koperasi mengembangkan kesejahtraan anggota khususnya dan masyarakat umumnya, berarti dikandung nilai setiap manusia hendaknya jangan hanya mementingkan diri sendiri.
3. Persatuan Indonesia diantaranya dijelaskan, persyaratan keanggotaan koperasi tidak membeda-bedakan agama, suku bangsa, warna kulit, jenis kelamin asal mempunyai kepentingan yang sama dan dipenuhi peryaratan lain, dapat diterima sebagai anggota koperasi.
4.   Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan Dalam Permusyarawatan. Di sini dilihat dari prinsip koperasi, bahwa koperasi dikelola secara demokratis, hal ini dijiwai oleh Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan. Juga pemegang kekuasaan tertinggi dari koperasi adalah Keputusan Rapat Anggota Koperasi. Demikian pula setiap keputusan diambil dengan mengedepankan musyawarah untuk mufakat.
5.  Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia Koperasi dibentuk untuk meningkatkan taraf hidup para anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya. Koperasi sebagai perkumpulan orang-orang dan bukan perkumpulan modal. Sebagaimana tersebut didalam melaksanakan Pembagian Sisa Hasil Usaha Koperasi bahwa, Sisa Hasil Usaha yang timbul akibat dari pemberian pelayanan terhadap anggota, sisa tersebut dibagikan dengan adil sesuai dengan jasa partisipasinya kepada koperasi. Sedangkan Konsep Koperasi Sosialis, Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional. Menurut konsep ini, koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis.

Makna dari Logo Koperasi yang Baru

Pemerintah mengganti logo koperasi saat ini menjadi lebih modern seperti gambar berikut. Pemerintah menggantinya tentu memikirkan arti dan maknanya yaitu seperti berikut :


·       Gambar bunga, bermakna bahwa koperasi di Indonesia harus senantiasa berkembang mengikuti jaman, dinamis dan berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi.
·       Gambar 4 (empat) sudut pandang, mempunyai makna sebagai arah mata angin, koperasi haru dapat sebagai organisasi penyalur aspirasi, berlandaskan sifat kerakyatan, dan memnjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, kemandirian, keadilan dan demokrasi serta siap dalam menuju persaingan global.
·       Teks Koperasi Indonesia, ditulis dalam huruf yang modern mengandung arti koperasi harus senantiasa maju sesuai kebutuhan jaman. Teks tersebut ditulis berjejer rapi mempunyai arti bahwa ikatan antar anggota dan pengurus yang kuat.
·       Warna Pastel dalam Lambang Koperasi Indonesia, mencerminkan sikap berwibawa, ketabahan, kemauan dan kemajuan serta mempunyai kepribadian yang kuat
·       4 (empat) kuncup bunga, digambarkan saling bertautan membentuk lingkaran, artinya bahwa tiap pengurus dan anggota koperasi saling bekerjasama membutuhkan satu dengan yang lain.

Penyebab Koperasi Masih Tertinggal dari BUMN dan Swasta

Menurut Entang Sastraatmadja yang dikutip oleh Djumahir, Idrus dan Salim  (2001), Perkembangan dunia koperasi di Republik ini masih tertinggal jauh dibandingkan dengan pelaku ekonomi lainya yaitu sektor negara (BUMN) dan sektor swasta. Pendiri Usaha Kecil Menengah (UKM) Center Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Nining Soesilo, mengatakan perkembangan koperasi di Indonesia masih jauh tertinggal dibanding negara lain. Menurutnya, banyak faktor di Indonesia yang membuat koperasi sulit berkembang dengan maksimal, salah satunya kondisi perguruan tinggi di Indonesi menutup studi tentang koperasi. Persoalan lain yang menghambat adalah ketergantungan koperasi pada subsidi dana yang diberikan pemerintah. Ini membuat koperasi di Indonesia menjadi tidak mandiri. Padahal banyak negara menunjukkan perkembangan koperasinya mampu maju dengan baik tanpa harus terus menerus disubsidi oleh pemerintah. Ia menambahkan bahwa saat ini di Indonesia terdapat 209 ribu koperasi yang tersebar diseluruh wilayah. Sayangnya dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen sudah tidak aktif lagi. Regulasi yang ada di Indonesia juga dinilai kurang produktif untuk pertumbuhan koperasi. Sebagai contoh, di Indonesia untuk mendirikan koperasi diperlukan minimal 20 orang. Sementara dalam standar internasional di banyak negara, mendirikan koperasi bahkan bisa dilakukan cukup dengan 3 orang. (Suara.com/2016).
Menurut Benny Pasaribu yang dikutip oleh Itang  (2016), Pernyataan yang sering terdengar adalah kinerja Pengusaha Kecil dan Koperasi (PPK) ditandai oleh produktivitas dan sumbangan terhadap ekonomi nasional yang terendah diantara pelaku ekonomi lainnya. Ini dikarenakan cara pengelolaan usahanya yang efisien atau tidak mengikuti manajemen modern, SDM-nya kurang bermutu, ditambah lagi dengan modalnya sangat kecil dan teknologinya masih ketinggalan. Alasan lain menurut Itang (2016) yang membuat Koperasi masih tertinggal dari BUMN dan BUMS adalah:
1.      Aspek Kelembagaan Perbedaan koperasi dengan Badan Usaha non Koperasi dilihat dari aspek kelembagaan.
a.       Dilihat dari segi keanggotaan
Bila Koperasi yang dapat menjadi anggota koperasi adalah setiap warga Negara Indonesia yang mampu melakukan tindakan hukum dan mempunyai kepentingan yang serta dalam menentukan kebijaksanaan usaha didasarkan pada satu suara.
Bila Non koperasi tidak setiap orang bebas menjadi anggota tetapi terbatas pada pemilik modal yang memasukkan modalnya dalam usaha yang dijalankan
b.      Dilihat dari rapat anggota
Bila Koperasi pada rapat anggota, satu anggota satu suara dan tidak dapat diwakilkan pada orang lain.
Bila Non koperasi pada rapat anggota, hak suara dalam rapat, seseorang memegang saham dapat mempunyai lebih dari satu suara tergantung pada jumlah saham yang dimiliknya.
c.       Dilihat dari kepengurusan Direksi
Bila Koperasi pengurus dipilih dan oleh anggota koperasi.
Bila Non koperasi, direksi adalah pemimpin badan usaha yang dipilih oleh rapat umum, pemilik badan usaha (boleh dipilih oleh bukan pemilik).
d.      Dilihat dari Dewan Komisaris
Bila Koperasi, pengawas dipilih oleh dan pengurus anggota koperasi.
Bila Non koperasi, Dewan komisaris adalah perwakilan dari pemilik badan usaha, anggotanya pemegang saham yang bertugas mengawasi tindakan direksi dan jalannya badan usaha.
e.       Dilihat dari manajemennya
Bila Koperasi manajemennya berdasarkan prinsip demokrasi
Bila Non koperasi manajemennya berdasarkan atas saham yang dimiliki, satu saham satu suara.
f.       Dilihat dari pendidikan
Bila Koperasi, mereka menyelenggarakan pendidikan bagi anggotanya.
Bila Non koperasi, mereka melakukan pendidikan hanya ada kalau menguntungkan secara material bagi badan usaha.

2.      Aspek Usaha Perbedaan aspek usahanya yaitu
a.       Tujuan
Tujuan Koperasi tidak semata-mata mencari keuntungan, melainkan mencari perbaikan hidup dan kesejahteraan anggotanya.
Bila Non koperasi, mereka tujuan mencari laba yang setinggi-tingginya.
b.      Modal
Pada Koperasi, Modal adalah sebagai alat. Keuntungan yang diperoleh dibagi kepada anggotanya menurut jasa masing-masing.
Pada Non koperasi, modal adalah primer, orang adalah sekunder. Jadi, jumlah modal menentukan besarnya hak suara dan keuntungan dibagi menurut besar kecilnya modal.
c.       Badan Hukum
Pada Koperasi, biasanya tunduk pada Undang-Undang.
Pada Non koperasi, tunduk pada KUHD dan pendaftaraannya pada pengadilan negeri.
d.      Aspek Keuntungan
Pada Koperasi, pada dasarnya koperasi tidak mementingkan keuntungan Karena tujuan utamanya adalah memajukan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Bukan berarti keuntungan tidak penting, kerena keuntungan adalah salah satu sarana untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam koperasi keuntungan lebih dikenal dengan sisa hasil usaha merupakan pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun bukan dikurangi dengan biaya penyusutan dan kewajiban lainnya termasuk pajak dan tahun buku yang bersangkutan.
Pada Non koperasi, badan usaha non koperasi merupakan konsentrasi-konsentrasi modal, dan maju mundurnya badan usaha sangat bergantung pada modal tersebut, sehingga tujuan utamanya adalah mengejar keuntungan yang sebesar-besarnya. Keuntungan yang diperoleh dibagikan sebanding dengan modal yang dimasukkan ke dalam perusahaan.

Kesimpulan

     Dari uraian materi diatas dapat disimpulkan bahwa Ekonomi pancasila merupakan ilmu ekonomi kelembagaan (instructional economics) yang menjungjung tinggi nilai-nilai kelembagaan Pancasila sebagai idiologi Negara yang kelima silanya, secara utuh maupun sendiri-sendiri, menjadi rujukan setiap orang Indonesia. 
  Menurut UUD No. 25 Tahun 1992, Koperasi adalah suatu badan usaha beranggotakan orang-orang atau bahan hukum koperasi dengan berlandaskan kegiatanya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang berdasar atas azaz kekeluargaan. Hubungan antara ekonomi pancasila dengan  ekonomi koperasi terdapat pada 3 pilar sub system ekonomi pancasila yang salah satunya berkaitan dengan koperasi dan kandungan dari Landasan Idiil Pancasila yang terdapat dalam prinsipn koperasi. 
     Logo Koperasi memiliki makna seperti; Gambar bunga bermakna bahwa koperasi di Indonesia harus senantiasa berkembang mengikuti jaman, dinamis dan berwawasan, Gambar 4 (empat) sudut pandang mempunyai makna sebagai arah mata angin, koperasi haru dapat sebagai organisasi penyalur aspirasi, berlandaskan sifat kerakyatan, dan memnjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, Teks Koperasi Indonesia mengandung arti koperasi harus senantiasa maju sesuai kebutuhan jaman, Warna Pastel dalam Lambang Koperasi Indonesia, mencerminkan sikap berwibawa, ketabahan, kemauan dan kemajuan serta mempunyai kepribadian yang kuat, 4 (empat) kuncup bunga artinya bahwa tiap pengurus dan anggota koperasi saling bekerjasama membutuhkan satu dengan yang lain.
Menurut Entang Sastraatmadja perkembangan dunia koperasi di Republik ini masih tertinggal jauh dibandingkan dengan pelaku ekonomi lainya yaitu sektor negara (BUMN) dan sektor swasta. Nining Soesilo, mengatakan perkembangan koperasi di Indonesia masih jauh tertinggal dibanding negara lain. Menurutnya, banyak faktor di Indonesia yang membuat koperasi sulit berkembang dengan maksimal, salah satunya kondisi perguruan tinggi di Indonesi menutup studi tentang koperasi. Persoalan lain yang menghambat adalah ketergantungan koperasi pada subsidi dana yang diberikan pemerintah. Ini membuat koperasi di Indonesia menjadi tidak mandiri. Padahal banyak negara menunjukkan perkembangan koperasinya mampu maju dengan baik tanpa harus terus menerus disubsidi oleh pemerintah.
  

Review Tulisan Ilmiah

Peneliti/Tahun: Daru Retnowati2009
Topic Pembahasan: Strategi Pengembangan Kelembagaan Dan Koperasi Melalui Sistem Demokrasi di Indonesia
Tujuan Penelitian: Mengetahui Keadaan Pengembangan Koperasi pada Sistem Demokrasi di Indonesia.
Hasil Penelitian: Kinerja Koperasi selama 30 tahun ini nampaknya makin jauh tertinggal sebab bila ditelusuri secara eksternal kondisi ekonomi dan politik yang ada memang masih kurang konduktif bagi perkembangan koperasi. Sedangkan secara internal dapat ditelusi dari 5 aspek yaitu aspek kelembagaan, aspek sumber daya manusia, aspek permodalan dan lingkungan eksternal, aspek kemitraan koperasi dengan badan usaha lain, serta peran pemerintah, sehingga untuk mengembangkan koperasi diperlukan peningkatan kualitas kelembagaan baik fungsi koperasi, profesionalisme pengurus, program kerja pengurus baik jangka pendek maupun jangka panjang. Kemitraan perlu ditingkatkan dengan melibatkan BUMN dan BUMS, peran pemerintah melalui pentahap pembinaan koperasi yang mencakup tahap ofisalisasi, tahap deofisialisasi dan tahap otonomi. Strategi pengembangan koperasi harus mendapat perhatian pemerintah, perguruan tinggi serta masyarakat luas melalui sistem demokrasi dengan masyarakat melalui RAT yang merupakan keputusan tertinggi.


DAFTAR PUSTAKA

Djumahir, Idrus M.s, & Salim U (2001). Analisis Kinerja Keuangan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) Di Kota Madya Malang. Universitas Brawijaya.
Dharmawan, Handy Razie (2014). Diambil dari:http://handyrazie.blogspot.co.id/2014/01/lambang-koperasi-indonesia-yang-baru.html(Terakhir di akses pada 04 Januari 2017).
Retnowati, Daru (2009). Strategi Pengembangan Kelembagaan Dan Koperasi  Melalui Sistem Di Demokrasi Di Indonesia. UPN Veteran Yogyakarta.
Ekonomi Pancasila. Diambil dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_Pancasila(Terakhir di akses pada 04 Januari 2017)
LSM Bedulur. Ekonomi Pancasila. Diambil dari:https://bedulur.wordpress.com/ekonomi-pancasila/ (Terakhir di akses pada 03 Januari 2017)
Maulana, Taufiq (2014). Pengertian Ekonomi Koperasi. Diambil dari:https://taufiqmaulana28.wordpress.com/2014/11/17/pengertian-ekonomi-koperasi/(Terakhir di akses pada 03 Januari 2017)