Friday, May 8, 2015

Pengertian Modals dan Semi Modals, beserta contoh kalimat.

Sesuai dengan janji saya pada postingan sebelumnya setelah memposting artikel mengenai Part of Speech selanjutnya saya akan memposting artikel tentang Modals dan Semi Modals.

Pengertian Modals

Modals merupakan salah satu jenis kata kerja dalam tata  bahasa Inggris (Grammar), biasa juga disebut dengan kata kerja bantu (Auxiliary Verb). Modals terdiri dari 9 bentuk kata kerja bantu yaitu can, could , may, might, must, should, will, would dan shall. Modals memiliki karakteristik khusus sebagai berikut:
1. Sebagai kata kerja bantu dalam frasa kata kerja
2. Tidak terpengaruh dengan kesepakatan unsur subjective
3. Modals mendahului unsur negative dalam kata penyangkalan “Not”
4. Modals mendahului unsur subjective dalam kalimat tanya “Yes or No Question”
5. Modals bertemu langsung dengan kata kerja bentuk pertama (Verb Infinitive) dan berposisi sebagai kata kerja utama dalam frasa kata kerja
6. Modals mengekspresikan makna yang berhubungan dengan kemungkinan (Possibility), Keperluan (Necessity), dan keharusan (Obligation)

Pengertian Semi Modals

Semi Modals juga disebut kata-kata yang menyerupai Modals (Quasi – Modals) dimana Semi Modals ini merupakan bentuk dari banyak konstruksi kata yang memilki fungsi yang sama seperti Modals yang terdiri dari: Have to, Had better, Have got to, Ought to, Be supposed to, Be going to, dan Used to. dalam percakapan sehari-hari istilah ini dikenal seperti Better, Gotta, dan Gonna yang merupakan bentuk dari Had better, Have got to, dan Be going to. 

Berikut kalimat Modals dan Semi Modals yang saya buat

1. He can speak Indonesian, English, and Arabic
2. I shall go to manchester to watch big match manchester united next week
3. You should go to hospital right now
4. Could you help me to finish my homework ?
5. May I borrow your book ?
6. If I have money, might i vacation to manchester mom ?
7. You must not working now.
8. The teacher will not teach students today
9. I have to finish my homework
10. She has going to hospital this morning


Semoga artikel ini bisa sedikit membantu ya guys dalam mempelajari bahasa inggris. Terimakasih..

Pengertian Part of Speech, beserta contoh kalimat paragraf.

Senang rasanya saya mendapatkan tugas lagi untuk memposting apa yang telah saya pelajari di Universitas Gunadarma dalam mata kuliah bahasa inggris. Kali ini saya akan menulis artikel tentang Part Of Speech. Sebenarnya saya diberi tugas untuk memposting 2 materi yang telah saya pelajari minggu lalu yaitu mengenai Part of Speech dan Modals & Semi Modals, namun untuk artikel ini saya akan mencoba menulis materi tentang Part of Speech terlebih dahulu dan untuk materi Modals & Semi Modals akan saya tulis pada postingan selanjutnya.

Pengertian Part of Speech 

Parts of speech adalah bagian-bagian mendasar dari kalimat bahasa Inggris. Nah, dalam Part of Speech ada 8 bentuk part of speech, yaitu: noun, pronoun, verb, adjective, adverb, preposition, conjunction, dan interjection.

8 Bentuk Part of Speech

1. Noun ( Kata Benda )
"Part of speech ini digunakan untuk menamai orang, benda, hewan, dan tempat"

2. Pronoun ( Kata Ganti )
"Pronoun digunakan untuk menggantikan noun. Part of speech ini bermanfaat untuk menghindari repetisi penggunaan noun."

3. Verb ( Kata Kerja )
"Part of speech ini digunakan untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa, atau keadaan."

4. Adjective ( Kata Sifat )
"Part of speech ini digunakan untuk menerangkan noun atau pronoun."

5. Adverb ( Kata Keterangan )
"Part of speech ini digunakan untuk menerangkan verb, adjective, maupun adverb lain."

6. Preposition ( Kata Depan )
"Part of speech ini dikombinasikan dengan noun atau pronoun untuk membentuk phrase (prepositional phrase) yang menerangkan verb, noun, atau adjective"

7. Conjunction ( Kata Sambung )
"Part of speech ini digunakan untuk menghubungkan dua kata, frasa (phrase), klausa (clause), atau paragraf (paragraph)."

8. Interjection 
"Interjection merupakan ucapan pendek digunakan untuk mengungkapkan emosi."

Berikut adalah contoh paragraf Part of Speech

Hello friends, my name is Panji Aldio Utama. I was born in Tangerang on 19 June 1996. Now  I am 19 years old. I live in Tangerang, Villa Regency 2 Block FG 2 / 5, Danau Agung street. Now I studied in Gunadarma University. I have thick eyebrows. My hobby is playing futsal, photography, and reading articles, thats activity always make me have fun. My favorite food is friedrice hmm.. yummy..

1. Noun           :  Friends, Panji Aldio Utama, Tangerang, Gunadarma University, Eyebrows, Articles.
2. Pronoun      : My, I, Thats
3. Verb            :  Studied, Reading, Playing
4. Adjective    : Thick, Fun
5. Adverb        : Always
6. Preposition  : In, On
7. Conjunction : And
8. Interjection  : Yummy..


Semoga postingannya bermanfaat ya guys.. Terimakasih.

Monday, April 20, 2015

Materi Comparative dan Superlative, beserta contoh kalimat


Artikel kali ini saya akan membahas materi comparative dan superlative yang telah saya pelajari juga di kampus saya Gunadarma University.
Comparative pada umumnya digunakan untuk membandingkan dua hal objek. Ada beberapa syarat untuk menggunakan Comparative ini, berikut syaratnya.

1.     Jika hanya memiliki satu suku kata seperti small, fast, tall maka hanya menambahkan “er” dibelakangnya, maka akan menjadi smaller, faster, taller.
2.     Jika berakhiran huruf vokal dan konsonan maka menggandakan huruf konsonan dan ditambah “er”. Contoh : big, hot, fat menjadi bigger ,hotter, fatter
3.     Jika kata berakhiran huruf “y” maka diganti dengan huruf “i” dan ditambah dengan “er”. Contoh : easy menjadi easier
4.     Jika memiliki dua suku kata atau lebih maka ditambahkan dengan kata “more” didepan kata tersebut. Contoh : expensive menjadi more expensive
5.     Pengecualian untuk kata “good, bad, far” kita harus menggantinya dengan “better, worst, farther/further).
6.     Selanjutnya untuk comparative selalu diikuti dengan kata “than” sebelum kata perbandingan. Contoh : I’am better than you.

Dibawah ini adalah contoh comparative dengan menggunakan 1 suku kata dan 2 suku kata atau lebih:

One syllable                                        : sani is smarter to learn mathematic than me

Two syllable atau lebih                        : Amelia is more famous than Annisa

Superlative: digunakan untuk membandingkan lebih dari dua objek. Untuk menggunakan superlative ini juga ada beberapa syarat, yaitu : 

1.     Jika kata hanya memiliki 1 suku kata (fast,high,tall) maka akan menambahkan “-est” di belakangnya menjadi (fastest, highest,tallest).
2.     Jika menggunakan kata (big, fat, hot) maka kita akan menambahkan 1 huruf paling terakhir dari huruf tersebut dan menambahkan “-est” di belakangnya menjadi (biggest, fattest, hottest).
3.     Jika menggunakan kata yang berakhiran huruf “y”, maka kita akan mengubah huruf “y” menjadi huruf “I” dan di tambahkan dengan “-est”. Contoh : happy dan lazy menjadi happiest dan laziest.
4.     Jika kata memiliki lebih dari 2 suku kata, maka kita akan menambahkan “most” di depan kata tersebut. Contoh : expensive menjadi most expensive.
5.     Pengecualian untuk beberapa kata seperti (good, bad, far), kita harus merubah kata tersebut untuk penggunaan comparative menjadi (best, worst, farthest/furthest).
6.     Dan untuk penggunaan comparative, kita harus selalu menggunakan kata “the” sebelum kata perbandingan. Contoh : the most expensive.

Dibawah ini adalah contoh superlative dengan menggunakan 1suku kata dan 2 suku kata atau lebih:

One syllable                                       : Brokoli is fastest in moto GP

Two syllable atau lebih                       : Raisa is the most beautiful in the class

Materi Conditional Sentences, beserta contoh kalimat



Conditional sentences (Kalimat Pengandaian)

Kali ini saya akan berbagi pengetahuan mata kuliah Bahasa Inggris dari apa yang telah saya pelajari di kampus saya Universitas Gunadarma. Sebelumnya saya ingin menjelaskan apa itu yang dimaksud dengan Conditional sentences. Conditional sentences adalah (kalimat majemuk) yang dibentuk dari subordinate clause yang diawali dengan subordinate conjunction if berupa condition (syarat) dan main clause berupa result consequence (hasil).

Ada 4 tipe conditional sentence yang biasa digunakan yaitu:
·         Type 1   >    Memiliki kemungkinan untuk terwujud
·         Type 2   >    Hanya sedikit atau bahkan tidak memiliki kemungkinan untuk terwujud.
·         Type 3   >    tidak mungkin untuk terwujud.
·         Type 0   >    Selalu terwujud karena merupakan scientific fact / kebenaran ilmiah

Conditional sentence tipe 1
     Conditional sentence tipe 1 ini digunakan ketika result/consequence (hasil) dari condition (syarat) memiliki kemungkinan untuk terwujud dimasa depan karena condition nya realistic untuk dipenuhi.

Rumus:


if  +  condition , result / consequence
If +  Simple Present  , (will + bare infinitive)/imperative
Atau
result / consequence + if + condition
( will + bare infinitive ) / imperative + if + condition (Simple present)
(Simple present tense) =(S+V1+s/es+O)

“I, you, they, we” = do
“he, she, it”= does
Contoh:
(+) If I get my salary, I will buy a new car.
(-)  If the teacher do not come to teach, the student of the class will be sad.
(?) If you get your salary, will you buy a new car ?


Conditonal sentence tipe 2
       Condtional sentence tipe 2 ini digunakan ketika kondisinya menunjukan saat ini dan result / consequence juga harus terpenuhi saat itu juga. Tipe 2 ini hanya sedikit atau bahkan tidak memiliki kemungkinan untuk terwujud.

Rumus:
If + conditional , result / consequence
If + simple past , would/could/might + bare infinitive
Atau
Result / consequence + if + condition
Would/could/might + bare infinitive + if + simple past

(Simple past)=(S+V2+O)
“did”
Contoh:
(+) if I studied hard, I would pass the exam.
(-)  if I did not studied hard, I would fail the exam.
(?) if  you studied hard, would you pass the exam ?

Conditional sentence tipe 3
       Condional sentence tipe 3 ini digunakan ketika kondisinya menunjukan sudah lampau, tidak mungkin untuk terwujud. yang memang sudah pasti tidak terjadi karena merupakan aplikasi masa lampau.

Rumus:
If + conditional , result / consequence
If + past perfect , would/could/might have + past participle
Atau
Result / consequence + if + condition
Would/could/might have + past participle + if + past perfect

(Past perfect)=(S+HAS/HAVE+V3)
Contoh:
(+) If I had passed the exam last year, I would have studied in ITB.
fact: I didn’t pass the exam, so I didn’t study in ITB.

(-) If she hadn’t helped me, I would have been forget road to home..
fact: She helped me.

(?) If he had asked you forgiveness, would you have forgiven he?
fact: he didn’t ask you for forgivenesss.

Zero conditional

Pada conditional sentence tipe ini akan selalu terwujud karena sesuai dengan kenyataan atau telah terjadi ( terbukti secara ilmiah ).

Rumus:
If / when , result / consequence
If / when + simple present , simple present
Atau
Result / consequence + if / when + condition
Simple present + if / when + simple present
Contoh:


(+) Water will boil, if you heat it at 100 degrees Celsius.


(-) Tree don’t will grow well, if you don’t water it everyday.

(?) If we don't water the tree everyday , does it will grow well ?